Penyakit Radang Sendi Lutut dan Cara Mengatasinya

Penyakit radPenyakit Radang Sendi Lutut ang sendi lutut merupakan salah satu penyakit yang sering diderita oleh para usia lanjut. Namun, adanya gaya hidup modern seperti maraknya pengkonsumsian fast food membuat kaum muda pun tidak luput dari serangan penyakit ini. Penyakit radang sendi lutut ini termasuk dalam osteoarthritis yaitu penyakit yang disebabkan oleh kerasnya tulang rawan sendi sehingga sendi-sendi tersebut tidak bisa bergerak dengan leluasa. Jika bagian persendian lutut tidak bekerja seperti pada keadaan normal, maka aktivitas pun menjadi terhambat.

Penyebab Radang Sendi Lutut

Penyakit radang sendi lutut pada orang usia lanjut bisa disebabkan oleh keseleo, trauma pada waktu jatuh, dan cedera pada waktu berolahraga. Untuk lebih detailnya, berikut ini penjelasan tentang beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya radang sendi lutut.

  • Pertumbuhan lutut tidak sempurna

Faktor ini sering menyerang anak-anak yang biasa disebut dengan chondromalacia. Pertumbuhan lutut yang tidak sempurna ini terjadi karena adanya bagian rawan sendi yang kurang keras maupun tidak sempurnanya pembentukan meniscus.

  • Berat badan berlebih

Salah satu pemicu terjadinya radang sendi lutut adalah berat badan berlebih. Ini akibat dari pola makan anak muda sekarang yang cenderung sering mengkonsumsi makanan cepat saji. Padahal makanan cepat saji ini biasanya kandungan karbohidrat dan lemaknya tinggi sehingga menyebabkan terjadinya obesitas. Apabila seseorang mengalami obesitas, maka tumpuan berat badan pada lutut pun meningkat sehingga radang sendi lutut terjadi.

  • Osgood Schlatter’s Disease

Osgood Schlatter’s Disease (OSD) terjadi karena tulang dari ligament patella terangkat. OSD ini biasanya muncul setelah berolahraga. Yang rentan terserang OSD adalah para atlet atau orang yang sering berolahraga. Penyebab OSD adalah olahraga berat sehingga mengganggu sistem pada otot dan tulang yang mengakibatkan terjadinya penyakit radang sendi lutut.

  • Faktor usia

Semakin tambah usia, maka lapisan tulang rawan pun menipis. Hal ini disebabkan oleh semakin meningkatnya zat kapur dalam tubuh. Seperti kita ketahui bahwa anak-anak yang patah tulang akan cepat sembuh daripada orang tua. Jadi, faktor usia ini juga bisa menjadi pemicu terjadinya radang sendi lutut.

Gejala Radang Sendi Lutut

Untuk bisa sedini mungkin dalam menangani penyakit radang sendi lutut, kita harus mengetahui gejala-gejalanya. Gejala yang biasa dialami oleh para penderita radang sendi lutut diantaranya adalah:

  • Lutut terasa kaku dan sakit dalam jangka waktu yang cukup lama.
  • Rasa sakit paling terasa saat lutut dilipat.
  • Terhambatnya pergerakan lutut pada waktu digerakkan.
  • Bagian lutut terasa hangat karena pelumas persendian (cairan synovial) sudah menipis dan mengakibatkan gesekan antar tulang.

Cara Mengatasi Radang Sendi Lutut

  • Tidak melipat lutut dalam waktu lama, lakukan gerakan pada lutut secara perlahan.
  • Pilih sepatu yang sesuai dengan ukuran kaki sehingga nyaman saat digunakan untuk bergerak. Hal ini dapat meredam getaran pada bagian lutut.
  • Pakailah tongkat untuk menopang berat badan jika dibutuhkan sehingga berat badan tidak bertumpu hanya pada lutut.
  • Perbanyak istirahat agar lutut pun bisa beristirahat dari aktivitasnya sehingga bisa mempercepat pemulihan.
  • Mengompres lutut untuk mengurangi rasa sakit dan inflamasi. Inflamasi adalah radang yang terjadi karena respon sistem kekebalan tubuh terhadap infeksi dan iritasi.
  • Meminimalkan gerakan lutut dengan cara dibebat.
  • Kaki yang terkena penyakit radang sendi lutut diletakkan pada posisi yang lebih tinggi. Hal ini bisa dilakukan dengan menaruhnya di atas bantal sehingga dapat mengurangi pembengkakan pada lutut.

Alternatif Mengatasi Radang Sendi Lutut dengan Jeli Gamat Luxor

Jeli gamat luxor adalah suplemen alami yang terbuat dari ektrak teripang emas yang banyak mengandung kolagen Condroitin dan glukosamin alami yang secara nyata mampu untuk mengurangi rasa nyeri pada penderita penyakit radang sendi lutut.
Penyakit Radang Sendi Lutut Jeli gamat dengan rasa natural dapat dikonsumsi untuk mereka yang mengalami masalah radang sendi pada lutut maupun pada jari tangan. Konsumsi dengan takaran 3 x 2 sendok makan dalam sehari secara teratur selama 1-2 bulan dapat membantu mengurangi keluhan yang dialami. Mengonsumsi Jeli Gamat sangat aman karena bebas kolesterol juga kaya akan kolagen alami. Jeli gamat juga berfungsi sebagai cairan synovial yaitu cairan yang bekerja seperti pelumas pada persendian pada mereka yang mengalami gangguan kesehatan pada persendian bisa jadi telah berkurang nyata sehingga yang didapat adalah rasa sakit ketika bergerak.

Produk food suplemen gamat luxor memiliki nutrisi yang sangat tepat untuk mencegah dan mengobati penyakit radang sendi lutut sekaligus untuk kesehatan tulang dan sendi , membantu mengobati dan merawat kerja sendi karena mengandung EPA dan DHA sebagai komponen pembentuk omega 3. Minum secara rutin dan teratur dengan takaran yang di sarankan , maka kesehatan tulang sendi dan lutut akan segera anda rasakan. Untuk pemesanan jeli gamat luxor silahkan SMS/WA ke 0823-1647-4963.

Iklan

Pengobatan Penyakit Radang Sendi Yang Aman Tanpa Efek Samping

Cara mengobati sekaligus menyembuhkan penyakit radang sendi yang aman tanpa efek samping yaitu melalui pengobatan alami penyakit radang sendi dengan mengkonsumsi suplemen obat alami yang terbuat dari ekstrak teripang yaitu  jelly gamat luxor. Kasiat obat herbal alami ini tidak perlu anda ragukan lagi untuk terapi penyembuhan penyakit peradangan pada persendian.

Jelly Gamat Luxor merupakan supplemen alami karena  terbuat dari bahan alami yang berasal dari hewan laut berupa gamat atau teripang selain itu juga telah melalui uji klinis dan penelitian juga telah mendapatkan registrasi dari badan POM dan adannya pengakuan dunia international atas manfaat teripang untuk penyembuhan berbagai jenis penyakit khususnya gangguan pada tulang persendian hal ini dapat dibuktikan dari banyaknya kesaksian kesembuhan dari para penderita baik baru maupun yang sudah kronis.

Pengobatan radang sendi tanpa efek sampingBerikut adalah testimoni kesembuhan dai penyakait radang nyeri sendi, dikutip dari Majalah Trubus Edisi 439 Halaman 32.

Dua belas tahun ia hidup diatas kursi roda. Osteoartritis alias radang sendi bagai memenjarakannya. Akibat penyakit itu Wihardja Zain- begitu nama pria itu- tak mampu lagi berjalan. Jari tangan dan kaki membengkok dan dari sela-sela keluar cairan putih lengket seperti cat. Untuk mengurangi kejenuhan, ia lebih banyak membaca buku dalam rumah di Gegerkalong, kota Bandung

Penyakit itu menyambangi Wihardja setelah kaki kanannya terkilir. Ia tak menduga kecelakaan itu berdampak dahsyat bagi tubuhnya. Ahli refleksiologi di Bandung yang didatangi menolak mengobati, lantaran jika direfleksi malah berdampak buruk. Anak ke-6 dari 10 bersaudara itu disarankan untuk memeriksakan diri ke dokter.

Tak ada pilihan baginya selain memenuhi saran itu. Alangkah kagetnya Wihardja saat di vonis dokter mengidap radang sendi kronis. Ia memang merasakan seluruh tubunya nyeri dibarengi demam tinggi. Alumnus Sekolah Tinggi Theologi Jakarta itu terpaksa menjalani rawat inap di sebuah rumah sakit di Jakarta. Asupan obat-obatan dari dokter bisa meredakan sendinya yang kaku dan linu saat kambuh. Namun, beberapa jam kemudian, nyeri menusuk tulang kembali datang. Pada kondisi seperti itu, meronta pun tak dapat dilakukan.

Kondisi memburuk

Selama 4 hari di rumah sakit, Wihardja tidak merasakan kesehatannya membaik. Oleh karena itu, ia memilih melakukan pengobatan di rumah. Obat-obatan rematik dibelinya di apotek meski tanpa resep dokter. “ Dosisnya terserah saya “ katanya. Jika dosis sehari tiga kali satu sendok makan tak mampu mengubah kondisinya, ia menaikan menjadi dua kali lipat. Ia pernah menenggak dosis hingga 3 kali lipat ketika rasa nyeri akibat radang tak kuat dibendung. Asupan obat-obatan kimia itu berlangsung hingga 14 tahun.

Pada usia 46 tahun, dampak konsumsi obat kimia mulai tampak. Ginjal dan jantungnya tak mampu memfilter zat toksik dalam darah. Stroke dan rematik pun segera hinggap di tubuhnya sehingga ia kembali dirawat di rumah sakit. Kali ini, dalam 2 hari mendapat perawatan dokter, kondisi kesehatan Wihardja membaik. Bicaranya yang semula agak pelo mulai normal. Meski ayah satu anak itu tidak bisa beraktivitas dan hanya bisa berbaring di tempat tidur lantaran tidak bertenaga.

Setahun di pembaringan menunggu kesembuhan, justru berdampak buruk bagi Wihardja. Organ-organ tubuhnya melemah, semakin sulit digerakkan. Satu persatu jari-jari tangan tak berfungsi. Awalnya ibu jari kaki kanan bengkokdan tak bisa dikembalikan ke posisi semula. Berikutnya tulang beberapa jemarinya mencair bersama darah dan membentuk tonjolan daging, mirip bisul. Lama kelamaan, bengkak itu menghitam lantas mengeluarkan cairan putih susu dan lengket seperti cat.

Berkat Gamat Radang Sendi Sembuh Dengan Aman Tanpa Efek Samping

Putus asa dengan obat-obatan kimia, Wihardja mencoba beralih ke obat-obatan herbal. Ia memanfaatkan antara lain Sambiloto, mahkotadewa, dan daun murbey. Sayang harapan kesembuhan bagai fatamorgana. Di tengah kegalauan itu, Sudarti istri Wihardja membaca artikel TRUBUS mengenai keampuhan gamat – sebutan teripang di Malaysia- pada pengidap Lupus sendi. Berharap terbebas dari derita sakit sendi, Wihardja menerima tawaran sang istri untuk minum gamat . Cairan bening agak kental itu diminum 3 kali sehari masing- masing 1 sendok makan.

Tangannya sudah bisa bergerak” kata Sudarti. Padahal sudah 5 minggu jari Wihardja tak bisa digerakan. Tanda – tanda kesembuhan semakin tampak, seminggu mengkonsumsi gamat, kakinya dapat dipijakan di lantai, walau masih duduk di kursi roda. Kondisi Wihardja benar-benar pulih setelah minum Gamat selama 2 bulan. Kini pria murah senyum itu sudah bisa melakukan aktivitasnya mengetik sebagai penulis buku. ”itu karena gamat tinggi kandungan kondroitinj sulfat dan glukosamin” kata Walter K.M Yee, ahli nutrisi Luxor Network, Malaysia. Kondroitinsulfat memacu pertumbuhan tulang baru, memperbaiki dan merawat tulang normal. Sedangkan glukosaminoglikan merupakan zar antuthrombogenik pelancar peredaran darah yang menggumpal.

Pada th 1992, studi klinis di universitas Queensland, Australia mengungkap bahwa gamat mengandung zat pembangun jaringan persendian yang rusak serta anti pembengkakan. Sebab glukosamindan kondroitin jumlahnya sedikit pada pengidap radang sendi. Selain itu gamat sumber utama vitamin A, B1,B2,B3 dan C, kalsium, besi, magnesium dan seng yang berperan meregenerasi sel tubuh yang rusak dan penghadang gempuran penyakit

Tulang Rusak

Menurut Edward H. Yelin PhD dari Medicine and Health Policy, Universitas California San Fransisco, Ostreoartritis disebabkan proses produksi, perbaikan dan perawatan tulang rawan didalam sel terganggu. Tulang rawan merupakan lapisan penutup tulang pada persendian. Ia berisi condroiting sulfat dan kreatin sulfat. Jumlah protein kondroitin sulfatberkurang bila produksi kondrosit terhambat, ini terjadi bila secara terus menerus asupan zat gizi kurang, salah gerakan saat berolah raga dan kecelakaan. Akibatnya tendon, ligamen dan urat pada sendi menyatu sehingga persendian kaku dan linu.

Lama kelamaan tulang rawan tak berfungsi, retak dan timbul pengapuran. Ini terjadi di tulang leher, punggung dan seluruh persendian. Penderita mengalami hilang keseimbangan dan sulit berjalan. Jika dibiarkan sapai bertahun – tahun, sendi melebar dan terjadi kontraksi otot karena sel responsif berlebihan memproduksi leukotrien dan sitokina. Kedua zat itu berperan sebagai komponen pembengkakan. Gejalanya diawali kulit memerah dan membengkak, serta suhu tubuh meningkat.

Solusi Pengobatan Radang Sendi

Penyembuhan radang sendi biasanya menggunakan obat kimia berkarakteristik nonsteroid serta anti pembengkakan yang disebut NSAIDs. Namun penelitian P.M Brooks, SR Potter dan Buchanan pada 1980 yang dikutip Journal Rheutatol 9 mengungkap obat-obatan seperti ibuprofen, piroxicam, diclonac fernoprofen hanya merendam ras sakit dalam jangkap pendek. Sementara efek sampingnya cukyup banyak seperti nyeri lambung dan pencernaan, bisul, sakit kepala dan memacu perusakan sendi.

Dampak dari penyakit ini juga bukan hal yang sepele dari mulai sakit ketika berjalan hingga tidak kuat melangkah bisa terjadi pada seseorang yang terkena penyuakit ini. Arthritis selayaknya mendapat perhatian karena kerusakan yang dikibatkan dapat bersifat cacat permanen.

Glukosamin dan chondroitin merupakan nutrisi yang diperlukan oleh penderita arthritis ini, konsumsi glukosamin dan chondroitin yang alami akan membantu meringankan nyeri pada persendian sekalgus membantu mengatasi masalah pada tulang rawan. Chondroitin dan Glukosamin pada teripang dalam Jeli Gamat merupakan salah satu pilihan bagi anda yang mengalami keluhan ini.

Jeli gamat untuk Radang sendi: Cukup konsumsi 3×2 sendok makan jeli gamat setiap hari selama 3 bulan pertama, keluhan secara bertahap akan teratasi.

Pesan ProdukWajarlah jika hasil penelitian gamat oleh Dr Mittcell Kurk, direktur Medis Biomedical Revitalization Center of Lawrence New York disosialisasikan . temuan kurk menunjukan gamat dapat meningkatkan kesehatan fisik bagi 70% pengidap radang sendi dan tanpa efek samping. Tak heran, departemen Kesehatan Australia dan selandia baru telah mengizinkan Pengobatan Penyakit Radang Sendi Yang Aman Tanpa Efek Samping dengan suplemen jeli gamat teripang.