Penyebab Pengapuran Tulang dan Cara Mengatasinya

Pengapuran tulang dan cara mengatasinya, itulah hal yang selalu ada dipikiran orang- orang yang mengalami pengapuran tulang. Pengapuran tulang sering sekali terjadi pada orang tua atau juga orang dewasa dengan usia rata- rata diatas 45 tahun dan ciri- cirinya diaman Anda akan sering merasakan rasa nyeri atau cenut- cenut dibagian kaki, tangan, lutut dan juga rasa nyeri dibagian tumit kaki Anda. tentu saja rasa nyeri tulang sendi yang timbul akan membuat Anda tidak nyaman dalam menjalankan aktivitas sehari- hari. Dan tahukah Anda bahwa pengapuran sendi yang Anda alami akan berbeda dengan yang dialami oleh orang lain, tentu saja hal ini juga disebabkan karena penyebabkan yang juga berbeda dan tentu saja cara mengatasinya juga akan berbeda.

cara mengatasi pengapuran tulang

Sangat penting untuk Anda untuk mengetahui penyebab Pengapuran tulang dan cara mengatasinya. Hal ini agar Anda tidak salah ketika melakukan pengobatan, karena tidak bisa dianggap remeh dengan penyakit yang satu ini, dengan Anda mengetahui penyebabnya yang benar dan juga lebih awal Anda juga bisa memberikan pengobatan yang benar dan juga tentu saja proses penyembuhannya juga akan cepat, sehingga Anda tidak akan lagi merasakan nyeri ini. Nah ini dia beberapa penyebab pengapuran tulang dan cara mengatasinya yang harus Anda ketahui:

Penyebab Pengapuran Tulang

Tahukah Anda bahwa pengapuran tulang bisa saja terjadi karena beberapa hal dan juga faktor, dan penyebabnya juga bisa berbeda antara satu orang dengan orang lainnya, adapun penyebab pengapuran tulang yang paling sering adalah karena pola makan Anda yang tidak seimbang atau Anda tidak menjaga pola makan Anda dengan baik, sering mengkonsumsi minuman bersoda dan kurangnya kalsium juga bisa menyebabkan Anda menderita pengapuran tulang yang lebih cepat dari usia Anda. Tapi tahukah Anda jika Anda terlalu sering melakukan aktivitas berat secara berlebihan atau juga olahraga yang terlalu berlebihan juga bisa menyebabkan Anda mengelami pengapuran tulang ini. Penyebab lainnya dari Pengapuran tulang dan cara mengatasinya juga bisa disebabkan karena Anda menderita otot paha yang lemah, atau bagi Anda yang pernah mengalami kecelakaan dan juga cidera sehingga menyebabkan Anda mengalami patah tulang juga bisa menjadi penyebab bahwa Anda mengalami pengapuran tulang belum lagi jika Anda tidak mengobati atau mengatasinya dengan baik maka hal tersebut hanya akan memperparah pengapuran tulang yang Anda alami.

Secara umum penyebab pengapuran dapat di karena sbb:

  1. Kehilangan banyak hormone Estrogen pada wanita yang menopause
  2. Masalah hormon Thyroid / Parathyroid
  3. Terlalu banyak menggunakan corticosteroid & obat2an
  4. Jarang menggunakan otot\
  5. Cancer tulang
  6. Masalah genetika
  7. Masalah pada pola makan

Cara Mengatasi Pengapuran Tulang

Selain Anda mengetahui penyebab dari pengapuran tulang, tentunya Anda juga harus mengetahui bagaimana cara penanganannya dan cara mengatasinya yang tepat. Hal ini sangat penting untuk bisa mengobati pengapuran tulang Anda dengan segera dan menghindari dari yang namanya kemungkinan yang tidak Anda inginkan. Tentu saja ketika Anda merasakan perasaan nyeri- nyeri pada bagian tulang Anda, sehingga membuat Anda sulit untuk bergerak, duduk dan melakukan aktivitas harian, Anda harus segera mencurigainya dan langsung mengkonsultasikannya ke dokter untuk mengetahui apakah benar Anda mengalami pengapuran tulang.

Karena jika Anda menduga- duga sendiri dan mengkonsumsi obat warung, hal ini hanya bisa mempersulit Anda dikemudian hari. Karena bisa jadi obat tersebut hanya akan memperparah pengapuran tulang dan rasa nyeri yang selama ini Anda alami.

Penderita Pengapuran Tulang juga banyak ditemukan pada kasus-kasus sbb:

  • Kaum Wanita, terutama yang bertubuh kurus dan berumur lanjut
  • Bangsa Kulit putih dan Asia
  • Perokok, peminum alkohol
  • Pola makan yang salah
  • Pengguna obat-obatan dan Corticosteroids
  • Penderita Hyperthyroid / Hyperparathyroid / Tumor Thyroid / Parathyroid

Supplemen untuk Mangatasi Pengapuran Tulang

Pertanyaannya adalah bukan berapa banyak Calcium yang anda konsumsi,melainkan

  1. Berapa banyak Calcium yang dapat dicegah meninggalkan tulang

  2. Berapa banyak Calcium dapat diserap tubuh

Solusi Menjaga kesehatan Tulang adalah konsumsi supplemen yang banyak mengandung kalsium dan kolegen seperti yang terdapat pada Jelly gamat Luxor. kandungan Collagen, Mucopolysaccharide (Glycosaminoglycans), Glucosamine Condroitin Sulphate (GAGs), Omega3 dan DHA dalam gamat sangat baik untuk kesehatan tulang agar tidak terjadi pengapuran tulang.

jeli gamat obat nyeri sendiSelain ada baiknya Anda juga memperbanyak mengkonsumsi kolagen dan kalsium untuk menjaga kesehatan tulang Anda, Anda masih tetap bisa berolahraga namun olahraga yang harus Anda lakukan adalah olahraga yang aman seperti berjalan kaki. Nah itu dia beberapa penyebab pengapuran tulang dan cara mengatasinya.

Iklan

Pengobatan Penyakit Radang Sendi Yang Aman Tanpa Efek Samping

Cara mengobati sekaligus menyembuhkan penyakit radang sendi yang aman tanpa efek samping yaitu melalui pengobatan alami penyakit radang sendi dengan mengkonsumsi suplemen obat alami yang terbuat dari ekstrak teripang yaitu  jelly gamat luxor. Kasiat obat herbal alami ini tidak perlu anda ragukan lagi untuk terapi penyembuhan penyakit peradangan pada persendian.

Jelly Gamat Luxor merupakan supplemen alami karena  terbuat dari bahan alami yang berasal dari hewan laut berupa gamat atau teripang selain itu juga telah melalui uji klinis dan penelitian juga telah mendapatkan registrasi dari badan POM dan adannya pengakuan dunia international atas manfaat teripang untuk penyembuhan berbagai jenis penyakit khususnya gangguan pada tulang persendian hal ini dapat dibuktikan dari banyaknya kesaksian kesembuhan dari para penderita baik baru maupun yang sudah kronis.

Pengobatan radang sendi tanpa efek sampingBerikut adalah testimoni kesembuhan dai penyakait radang nyeri sendi, dikutip dari Majalah Trubus Edisi 439 Halaman 32.

Dua belas tahun ia hidup diatas kursi roda. Osteoartritis alias radang sendi bagai memenjarakannya. Akibat penyakit itu Wihardja Zain- begitu nama pria itu- tak mampu lagi berjalan. Jari tangan dan kaki membengkok dan dari sela-sela keluar cairan putih lengket seperti cat. Untuk mengurangi kejenuhan, ia lebih banyak membaca buku dalam rumah di Gegerkalong, kota Bandung

Penyakit itu menyambangi Wihardja setelah kaki kanannya terkilir. Ia tak menduga kecelakaan itu berdampak dahsyat bagi tubuhnya. Ahli refleksiologi di Bandung yang didatangi menolak mengobati, lantaran jika direfleksi malah berdampak buruk. Anak ke-6 dari 10 bersaudara itu disarankan untuk memeriksakan diri ke dokter.

Tak ada pilihan baginya selain memenuhi saran itu. Alangkah kagetnya Wihardja saat di vonis dokter mengidap radang sendi kronis. Ia memang merasakan seluruh tubunya nyeri dibarengi demam tinggi. Alumnus Sekolah Tinggi Theologi Jakarta itu terpaksa menjalani rawat inap di sebuah rumah sakit di Jakarta. Asupan obat-obatan dari dokter bisa meredakan sendinya yang kaku dan linu saat kambuh. Namun, beberapa jam kemudian, nyeri menusuk tulang kembali datang. Pada kondisi seperti itu, meronta pun tak dapat dilakukan.

Kondisi memburuk

Selama 4 hari di rumah sakit, Wihardja tidak merasakan kesehatannya membaik. Oleh karena itu, ia memilih melakukan pengobatan di rumah. Obat-obatan rematik dibelinya di apotek meski tanpa resep dokter. “ Dosisnya terserah saya “ katanya. Jika dosis sehari tiga kali satu sendok makan tak mampu mengubah kondisinya, ia menaikan menjadi dua kali lipat. Ia pernah menenggak dosis hingga 3 kali lipat ketika rasa nyeri akibat radang tak kuat dibendung. Asupan obat-obatan kimia itu berlangsung hingga 14 tahun.

Pada usia 46 tahun, dampak konsumsi obat kimia mulai tampak. Ginjal dan jantungnya tak mampu memfilter zat toksik dalam darah. Stroke dan rematik pun segera hinggap di tubuhnya sehingga ia kembali dirawat di rumah sakit. Kali ini, dalam 2 hari mendapat perawatan dokter, kondisi kesehatan Wihardja membaik. Bicaranya yang semula agak pelo mulai normal. Meski ayah satu anak itu tidak bisa beraktivitas dan hanya bisa berbaring di tempat tidur lantaran tidak bertenaga.

Setahun di pembaringan menunggu kesembuhan, justru berdampak buruk bagi Wihardja. Organ-organ tubuhnya melemah, semakin sulit digerakkan. Satu persatu jari-jari tangan tak berfungsi. Awalnya ibu jari kaki kanan bengkokdan tak bisa dikembalikan ke posisi semula. Berikutnya tulang beberapa jemarinya mencair bersama darah dan membentuk tonjolan daging, mirip bisul. Lama kelamaan, bengkak itu menghitam lantas mengeluarkan cairan putih susu dan lengket seperti cat.

Berkat Gamat Radang Sendi Sembuh Dengan Aman Tanpa Efek Samping

Putus asa dengan obat-obatan kimia, Wihardja mencoba beralih ke obat-obatan herbal. Ia memanfaatkan antara lain Sambiloto, mahkotadewa, dan daun murbey. Sayang harapan kesembuhan bagai fatamorgana. Di tengah kegalauan itu, Sudarti istri Wihardja membaca artikel TRUBUS mengenai keampuhan gamat – sebutan teripang di Malaysia- pada pengidap Lupus sendi. Berharap terbebas dari derita sakit sendi, Wihardja menerima tawaran sang istri untuk minum gamat . Cairan bening agak kental itu diminum 3 kali sehari masing- masing 1 sendok makan.

Tangannya sudah bisa bergerak” kata Sudarti. Padahal sudah 5 minggu jari Wihardja tak bisa digerakan. Tanda – tanda kesembuhan semakin tampak, seminggu mengkonsumsi gamat, kakinya dapat dipijakan di lantai, walau masih duduk di kursi roda. Kondisi Wihardja benar-benar pulih setelah minum Gamat selama 2 bulan. Kini pria murah senyum itu sudah bisa melakukan aktivitasnya mengetik sebagai penulis buku. ”itu karena gamat tinggi kandungan kondroitinj sulfat dan glukosamin” kata Walter K.M Yee, ahli nutrisi Luxor Network, Malaysia. Kondroitinsulfat memacu pertumbuhan tulang baru, memperbaiki dan merawat tulang normal. Sedangkan glukosaminoglikan merupakan zar antuthrombogenik pelancar peredaran darah yang menggumpal.

Pada th 1992, studi klinis di universitas Queensland, Australia mengungkap bahwa gamat mengandung zat pembangun jaringan persendian yang rusak serta anti pembengkakan. Sebab glukosamindan kondroitin jumlahnya sedikit pada pengidap radang sendi. Selain itu gamat sumber utama vitamin A, B1,B2,B3 dan C, kalsium, besi, magnesium dan seng yang berperan meregenerasi sel tubuh yang rusak dan penghadang gempuran penyakit

Tulang Rusak

Menurut Edward H. Yelin PhD dari Medicine and Health Policy, Universitas California San Fransisco, Ostreoartritis disebabkan proses produksi, perbaikan dan perawatan tulang rawan didalam sel terganggu. Tulang rawan merupakan lapisan penutup tulang pada persendian. Ia berisi condroiting sulfat dan kreatin sulfat. Jumlah protein kondroitin sulfatberkurang bila produksi kondrosit terhambat, ini terjadi bila secara terus menerus asupan zat gizi kurang, salah gerakan saat berolah raga dan kecelakaan. Akibatnya tendon, ligamen dan urat pada sendi menyatu sehingga persendian kaku dan linu.

Lama kelamaan tulang rawan tak berfungsi, retak dan timbul pengapuran. Ini terjadi di tulang leher, punggung dan seluruh persendian. Penderita mengalami hilang keseimbangan dan sulit berjalan. Jika dibiarkan sapai bertahun – tahun, sendi melebar dan terjadi kontraksi otot karena sel responsif berlebihan memproduksi leukotrien dan sitokina. Kedua zat itu berperan sebagai komponen pembengkakan. Gejalanya diawali kulit memerah dan membengkak, serta suhu tubuh meningkat.

Solusi Pengobatan Radang Sendi

Penyembuhan radang sendi biasanya menggunakan obat kimia berkarakteristik nonsteroid serta anti pembengkakan yang disebut NSAIDs. Namun penelitian P.M Brooks, SR Potter dan Buchanan pada 1980 yang dikutip Journal Rheutatol 9 mengungkap obat-obatan seperti ibuprofen, piroxicam, diclonac fernoprofen hanya merendam ras sakit dalam jangkap pendek. Sementara efek sampingnya cukyup banyak seperti nyeri lambung dan pencernaan, bisul, sakit kepala dan memacu perusakan sendi.

Dampak dari penyakit ini juga bukan hal yang sepele dari mulai sakit ketika berjalan hingga tidak kuat melangkah bisa terjadi pada seseorang yang terkena penyuakit ini. Arthritis selayaknya mendapat perhatian karena kerusakan yang dikibatkan dapat bersifat cacat permanen.

Glukosamin dan chondroitin merupakan nutrisi yang diperlukan oleh penderita arthritis ini, konsumsi glukosamin dan chondroitin yang alami akan membantu meringankan nyeri pada persendian sekalgus membantu mengatasi masalah pada tulang rawan. Chondroitin dan Glukosamin pada teripang dalam Jeli Gamat merupakan salah satu pilihan bagi anda yang mengalami keluhan ini.

Jeli gamat untuk Radang sendi: Cukup konsumsi 3×2 sendok makan jeli gamat setiap hari selama 3 bulan pertama, keluhan secara bertahap akan teratasi.

Pesan ProdukWajarlah jika hasil penelitian gamat oleh Dr Mittcell Kurk, direktur Medis Biomedical Revitalization Center of Lawrence New York disosialisasikan . temuan kurk menunjukan gamat dapat meningkatkan kesehatan fisik bagi 70% pengidap radang sendi dan tanpa efek samping. Tak heran, departemen Kesehatan Australia dan selandia baru telah mengizinkan Pengobatan Penyakit Radang Sendi Yang Aman Tanpa Efek Samping dengan suplemen jeli gamat teripang.

Obat Osteoporosis Gangguan Tulang

Obat Osteoporosis Gangguan Pengobatan Alami gangguan tulang atau osteoporosis dengan Jelly Gamat Luxor.

Kandungan jelly gamat luxor salah satunya chondroitine sulfat adalah bagian protein yang mempunyai peran dalam pembentukan tulang rawan dan memiliki efek antiinflamasi sehingga dapat meredakan rasa sakit yang terjadi akibat gesekan antara sendi dan tulang rawan yang telah rusak serta mampu mempertahankan fungsi tulang rawan sehingga mencegah terjadinya penyakit osteoarthritis maupun asteoporosis.

Faktor Pemicu Osteoporosis

Berikut factor- factor yang dapat memicu atau menyebabkan osteoporosis:
1 Kekurangan konsumsi kalsium
Karena kekurangan konsumsi kalsium yang terjadi semasa anak-anak dan remaja resiko osteoporosis dapat meningkat karena usia tersebut pembentukan masa tulang yang maksium terjadi

2. Faktor genetic
Genetik mempunyai peranan pentik dalam menentukan masa tulang puncak. Apakah ada anggota keluarga yang menderita osteoporosis ? Jika ada kerabat yang memiliki postur bungkuk seiring dengan meningkatnya usia mereka, jika ya waspada anda pun dapat beresiko seperti mereka

3. Faktor fisiologi
Adanya penyakit pada usus, pancreas dan hati serta gaya hidup seperti mengonsumsi alcohol dan rokok dapat mempengaruhi penyerapan kalsium

4. Kafein
MInuman berkafein seperti the, dan kopi dapat menyebabkan kehilangan kalsium

5. Hormonal
Masa menopause secara nyata mempengaruhi penyerapan kalsium ke dalam tubuh, maka penyerapan kalsium pada wanita menjadi menurun

6. Kurang gerak
Ayo mulai bergerak , karena kurang gerak akan memperbesar resiko osteoporosis.

7. Kekurangan vitamin D
Vitamin D diperlukan untuk penggunaan kalsium lebih efisien terutama bila kalsium anda rendah. Di Indonesia kekurangan vitamin D relative jarang terjadi karena mendapat cahaya matahari yang cukup

Testimoanial Osteoporosis

Sembuh dari penyakit Tulang, sumber Majalah Trubus 475 Juni 2009: Pencuri Tulang Kala Usia Senja

Dari rumah di Sarijadi, Kota Bandung, Sintawati berjalan kaki sejauh 7 Km. itulah aktivitas perempuan 45 tahun setiap akhir pekan dalam setahun terakhir. Dua tahun silam, berjalan kakai 100 meter saja siksaan berat bagi Sinta.

Maklum, Sintawati memang menderita osteoporosis alias kondisi tulang rapuh atau keropos. Ia merasakan gejala penyakit itu pada suatu
pagi di pertengahan Maret 2006. Ketika hendak jongkok, sakit luar biasa di bagian lutut tiba-tiba mendera. Dari telapak kaki hingga pinggang ia merasakan nyeri hebat,
pegal, dan linu. Peristiwa itu berulang-ulang. Untuk mengurangi rasa sakit, Sintawati mengoleskan obat gosok yang banyak beredar di pasaran.

Empat bulan kemudian, rasa sakit kian tak tertahankan. Itu yang mendorong Sintawati mengkonsumsi herbal China. Berharap sembuh, ia disiplin mengkonsumsi 3 gelas ramuan itu sehari. Namun, pada Oktober 2006 atau 3 bulan setelah rutin minum ramuan itu Sintawati menghentikan terapi. ‘Tak ada kemajuan berarti,’ kata ibu 2 anak itu. Malahan intensitas sakit kian meningkat. Suatu hari ia menggerakkan kaki perlahan. Saat meraba kaki kiri, lutut terasa kosong. ‘Tempurung lutut bisa dipindahpindahkan seperti bola,’ tutur Sinta.

Tulang beradu
Makin hari, keadaan Sintawati kian parah. Untuk bangun usai duduk atau berbaring, ia harus merambat terlebih dahulu. Pada kondisi itu, Sinta memeriksakan diri ke sebuah klinik khusus tulang. Saat itulah dokter mendiagnosis ia menderita osteoporosis. Obat-obatan yang mengandung nimesulide rutin dikonsumsi 3 kali sehari.

Namun, kesembuhan belum juga datang. Pada Juni 2007, ketika Sintawati hendak pergi ke Pasar Baru – berjarak 4 km dari rumah – baru saja berjalan 200 m mendadak terdengar bunyi ‘kruk’. Itu bunyi tulang beradu. Seketika Sintawati lunglai tak berdaya sehingga terjatuh. Mualim, suami, membawa Sintawati ke dokter.

Dokter menyarankan agar Sintawati menjalani operasi pembersihan kapur di bagian sendi yang kerap memicu sakit. Biayanya Rp32-juta. Hero memilih menghubungi seorang kerabat di Shenzhen, China. Kerabat di Asia timur itu menyarankan terapi pijat. Sintawati memang dapat tidur nyenyak usai pemijatan.

Namun, rasa sakit masih kerap menyambangi. Sintawati menggunakan penopang kaki setiap kali berjalan. Menurut dr Maria Theresia Karnadi, MS penyakit pengeroposan tulang terjadi akibat osteoponia yaitu kondisi masa tulang menurun. Penyebabnya? Pada osteoporosis pascamenopause, kekurangan hormon estrogen menjadi pemicu. Estrogen – hormon utama yang dihasilkan indung telur – berperan mengangkut kalsium ke tulang.

Risiko kaum perempuan 2 kali lebih besar ketimbang pria. Malahan hasil studi lembaga kesehatan dunia (WHO) menunjukkan perempuan berisiko osteoporosis 4 kali lebih besar daripada pria. Sebab, massa tulang pria 15 – 20% lebih tinggi daripada perempuan.

Pulih
Dua tahun sudah Sintawati terbelenggu osteoporosis. Pada 25 Juli 2008, Senjaya, keponakannya, mengunjungi mantan koki itu dan menyarankan konsumsi ekstrak teripang. Keesokan hari mulailah Sintawati mengkonsumsi 2 sendok makan ekstrak teripang 3 kali sehari. ‘Saat itu badan rasanya enak,’ kata Sintawati. Selang 2 – 3 hari kemudian Sintawati bisa tidur lelap. Perubahan lain, ia mampu menaiki 12 anak tangga di rumahnya. Itu terjadi 2 bulan setelah rutin mengkonsumsi ekstrak teripang. Malah berikutnya ia bisa berjalan sejauh 7 km.

Penelitian
Menurut Prof Dr Ridzwan Hashim dari Universitas Kebangsaan Malaysia, teripang mengandung 86% protein yang mudah diuraikan menjadi pepsin. Dari jumlah itu sekitar 80% berupa kolagen.
Kolagen merupakan pengikat jaringan dalam pertumbuhan tulang dan sendi. Dalam pertumbuhan tulang, suplemen kalsium saja tidak cukup lantaran tulang terdiri dari kalsium fosfat dan kolagen sebagai pengisi. Tanpa kolagen tulang menjadi rapuh dan mudah pecah. Sebaliknya bila tanpa kalsium, tulang akan kenyal seperti karet.

Glukosamin adalah komponen dasar dalam kartilage di persendian. Kartilage terdiiri dari sejumlah serat protein kolagen. Teripang kaya senyawa glukosamin. Selain itu kondroitin sulfat juga terdapat dalam teripang. Senyawa itu memperkokoh tulang dan mencegah pengeroposan sendi pembuat radang. Senyawa denaturasi protein itu membangun kembali tulang rawan, pembentuk sendi yang terkikis akibat kecelakaan, benturan, dan kelebihan bobot badan. Persis seperti tulang Sintawati yang kini kokoh menopang hari-harinya.

Sekilas Info mengenai Kalsium & Osteoporosis

Kalsium biasanya (meski tidak selalu) ada hubungannya dengan tulang, dan juga osteoporosis biasanya juga ada hubungannya dengan wanita. Jadi Ingat kalsium bisa jadi langsung mengingat kesehatan perempuan.

Info singkat ini ingin mengulas yang mungkin saja belum diketahui mengenai Kalsium:

  • Tingkat penyerapan kalsium dalam usus laki-laki dan wanita akan berkurang seiring dengan bertambahnya usia
  • Perubahan hormone estrogen yang menurun secara drastic selama masa menopause dapat mengurangi penyerapan kalsium ke dalam tubuh
  • Semasa hamil penyerapan kalsium dalam usus akan meningkat untuk membantu perpindahan kalsium dari tubuh ibu kepada bayir serta mempertahankan kadar kalsium di dalam tubuh ibu
  • Penyerapan akan menurun apabila organ hati, pancreas atau usus kecil diserang penyakit
  • Konsumsi vitamin D yang cukup diperlukan untuk penggunaan kalsium yang efisien oleh tubuh
  • Merokok dan minuman beralkohol dan mengandung kafein dapat mengurangi penyerapan kalsium
  • Obat-obatan tertentu dapat menghambat penyerapan kalsium

Faktor Terjadinya Osteoporosis dan Upaya pencegahanya

Ada factor yang dapat dikontrol untuk mencegah terjadinya osteoporosis seperti olahraga, dan konsumsi makanan harian. Sedangkan yang tak dapat dicegah antara lain genetic, usia dan jenis kelamin. Beberapa factor juga ikut mendukung seperti apakah anda minum obat steroid , pernah mengalami terapi hormonal dan menopause sebelum usia 45 tahun.

Jenis Makanan Pemicu Osteoporosis

Apa saja yang tak boleh dimakan pada penderita keropos tulang? Kembali kepada kebiasaan makan anda,pada keluhan kesehatan tertentu ada pantangan makanan yang tidak disarankan untuk dikonsumsi seperti pada penderita Hipertensi membatasi garam, kemudian penderita asam urat membatasi makanan yang tinggi purin, dan pada penderita Diabetes membatasi konsumsi karbohidrat. Lalu makanan apa yang sebaiknya dibatasi ketika mengalami tulang keropos?

Berikut Info singkat yang akan mengulas makanan yang sebaiknya dihindari untuk mereka yang mengalami keropos tulang atau Osteoporosis

1. Alkohol
Minum minuman beralkohol yang berlebih dapat menyebabkan gangguan penyerapan dan penggunaan kalsium, vitamin D dan nutrisi lainnya untuk tulang sehingga hal ini dapat meningkatkan resiko osteoporosis. Oleh sebaiknya tidak dianjurkan untuk mengonsumsi bir, soda berlebih
2. Garam
Tak hanya hipertensi, penderita tulang keropos juga wajib menjauhi garam apalagi garam ini terdapat di hampir seluruh jenis makanan yang kerap kita konsumsi baik makanan jadi maupun makanan ringan atau makanan yang telah diproses. Pembatasan garam perlu karena asupan garam yang tinggi dapat meningkatkan pengeluaran kalsium pada urine, yang berarti berkurangnya masa tulang. Health promotion board merekomendasikan untuk tidak mengonsumsi lebih dari 2000 mg sodium per hari atau setara dengan 1 sdt garam, nyatanya berapakah konsumsi garam harian kita ? rasa-rasanya lebih dari 1 sdt per hari
3. Kafein
Pro kontra kafein sampai dengan kini masih terus diperdebatkan. Beberapa pihak menyebutkan kafein ada manfaatnya namun disisi lain menyatakan ada efek samping kafein yang merugikan kesehatan. Termasuk dalam hal keropos tulang konsumsi kopi yang lebih dari 3 cangkir sehari dapat meningkatkan hilangnya masa dan kepadatan tulang pada wanita post menopause . Kafein yang dapat menyebabkan peningkatan pengeluaran kalsium melalui urine dan menurunkan absorbsi kalsium.

Pemesanan Jelly gamat untuk pengobatan osteoporosis atau gangguan tulang silahkan klik disini cara beli